
Seolah tak ingin mengulangi kegagalan musim lalu karena lambannya persiapan jelang kompetisi, manajemen Arema langsung bergerak cepat mempersiapkan tim yang akan diturunkan di pentas Indonesia Super League (ISL) 2012-2013. Sesuai janjinya, sebelum pertengahan September manajemen sudah memenuhi lebih dari 60 persen komposisi skuadra Singo Edan.
Dalam kurun waktu dua pekan, manajemen klub berlogo kepala singa sudah mencapai deal dengan 16 pemain. Sektor penjaga gawang menjadi lini yang paling siap tempur. Total empat kiper dipastikan memperkuat pos bawah mistar Arema musim ini. Komposisi musim lalu dipertahankan. Kurnia Meiga Hermansyah, Achmad Kurniawan dan Yoewanto Stya Beny akan di back up rekrutan anyar dari skuad junior, Teguh Amiruddin.
Selain sektor penjaga gawang, manajemen juga mulai mempersolid sektor pertahanan. Defender berpengalaman sekaliber Purwaka Yudhi didatangkan kembali ke kandang singa. Pemain asal Lampung itu melengkapi keberadaan Munhar yang sudah lebih dulu dipastikan bertahan.
Sedangkan satu lagi mantan penggawa Arema, yaitu Waluyo disebut-sebut bakal segera menyusul. Santer dikabarkan, klub berlogo kepala singa ini juga masih memburu pilar Timnas, Hamka Hamzah untuk lini belakang.
Kolaborasi lini belakang diprediksi makin solid dengan hadirnya barisan bek sayap mumpuni. Dua pilar tim musim lalu, Khusnul Yuli dan Johan Ahmad Farisi dipercaya kembali menghuni skuadra Singo Edan musim 2012-2013. Begitu juga Benny Wahyudi kembali direkrut setelah semusim lalu hijrah ke Deltras Sidoarjo.
“Kami juga sudah mencapai deal dengan satu lagi bek sayap muda yang sebelumnya berkiprah di ISL,” ujar Direktur Utama Arema, Ruddy Widodo. Sayang, nama pemain bersangkutan belum boleh diekspos demi menghormati kontrak dengan klub lamanya.
Adapun pemain anyar telah mencapai deal namun belum boleh dipublikasi bakal mengisi sektor gelandang. Lagi-lagi, manajemen memberi clue pemain bersangkutan masih berusia muda namun punya jam terbang tinggi di ISL.
Kehadiran gelandang enerjik tersebut bakal melengkapi penggawa lini tengah yang sudah mencapai deal seperti Hendro Siswanto, Catur Pamungkas dan Ferry Aman Saragih. Ini belum ditambah Ahmad Bustomi, bila pilar Timnas tersebut benar-benar bisa digaet kembali gabung Arema.
Bahkan bukan tidak mungkin, Bustomi adalah salah satu nama gelandang yang belum mau diekspos oleh manajemen Arema. Sedangkan Bustomi sendiri enggan mengomentari perihal peluang dirinya untuk kembali mengenakan kostum Singo Edan. Kecuali hanya tersenyum saat dikonfirmasi Malang Post, kemarin sore.
Tak kalah dari tiga lini lainnya, sektor penyerangan Singo Edan juga beramunisikan pemain muda berpengalaman. Mulai dari Dendi Santoso, Sunarto serta dua rekrutan anyar, Reza Mustofa dan Qischil Gandruminny bukan nama baru di belantika sepakbola nasional. Kabarnya, satu striker lokal juga akan merapat dalam waktu dekat. Selain itu, nama winger asal Batu, Arif Suyono juga terus dikait-kaitkan dengan tim pujaan Aremania.
Bila semua nama yang sudah disebutkan benar-benar bergabung, berarti komposisi tim yang akan diarsiteki Paulo Camargo sudah berawakkan 23 pemain. Itu masih belum ditambah lima pemain asing karena manajemen tentunya tak akan menyia-nyiakan peluang memaksimalkan kuota legiun impor dalam satu musim.
“Jumlah 25 kan ideal. Kalau kita punya lebih banyak dengan kualitas merata tentu lebih baik. Menghadapi musim kompetisi seketat ISL kita butuh pasukan yang tidak sedikit. Resiko cedera, akumulasi kartu dan lain-lain juga harus dipertimbangkan,” ujar asisten pelatih Arema, Joko ‘Gethuk’ Susilo mengomentari.
No comments:
Post a Comment