Ilustrasi
Wearemania.net - Sebuah headline yang akhir-akhir ini santer terdengar di kalangan penikmat bola Indonesia khususnya aremania. Betapa tidak, tanpa angin topan berhembus tiba-tiba menyeruak 2 tim yang sama memiliki historis lebih,sedang membicarakan wacana merger. Yaa..memang sekarang masih malu-malu untuk menyebut merger, toh sebenernya aremania sendiri sebenernya sudah bisa menilai "mereka" ini sudah merger,tapi masih di bisik-bisikan dengan halus. Yaa alasan yang disebutkan jajaran top management memang supaya / demi kebaikan bersama lah, sama-sama saling melengkapi atau apalah bla bla bla. Well semoga memang untuk perbaikan tim arema sendiri pada umumnya.
Menarik memang ketika melihat jeritan beberapa aremania yg saya temui entah di dunia nyata ataupun dunia maya. Ada yang memang sudah pro dengan keputusan merger itu sendiri, ada yang juga dengan kontra dengan kegiatan merger tersebut.
Mungkin di bawah ini sedikitnya mewakili beberapa pendapat rekan-rekan aremania yang pro dengan kebijakan kawin antara arema dengan pelita jaya :
- JAMINAN PRESTASI. Yap bukan hal rahasia ketika jajaran top management sudah mengkumandangkan bahwa akan adanya sebuah club yang lebih berprestasi dari musim-musim sebelumnya. Managemen langsung mengkumandangkan bakal ada top-player di dalam tim,bahkan terang-terangan uncle OVAN TOBING juga sedikit "request" marquee player.
- JAMINAN FINANSIAL. Bukan barang umum juga yang namanya AREMA sudah memiliki masalah financial bertahun tahun, apalagi semenjak AREMA sudah tidak mendapat bantuan dari BENTOEL. Gaji sering nunggak dan masalah-masalah lainnya akibat rentetan masalah financial. Nah "kubu" dari pelita mungkin memang memberikan penawaran solusi masalah financial arema yang selama ini belum pernah selesai.
- STADION BARU. Poin yang cukup meledak dimana antara ke dua managemen sudah memiliki planning untuk menggarap stadion baru. Entah kanjuruhan yg direnovasi, entah memang benar-benar membangun stadion internasional di lahan baru.
- SEJARAH. Sudah tentunya semua pendukung bola kepingin mempertahankan segala sesuatu yang sudah di dapat oleh tim tercintanya. Beragam aremania-pun juga ingin mempertahankan segala sesuatu yang sudah di dapat oleh arema. Wajar apa yang mereka kontra-kan, itulah kecintaan mereka terhadap kebanggan club mereka. Jerih payah keringat mereka juga mungkin yang sudah menemani arema home away tangis duka,bahkan mungkin sampai berdarah darah. Jargon yang sering ayas baca adalah AREMA YO AREMA!! PELITA YA PELITA!!
- KULTUR. Bukan hal baru jika tim AREMA adalah "mesin pencetak" pemain yang semula orang tidak kenal menjadi pemain kelas wahid bahkan kerap kali member sumbangan pemain ke timnas Indonesia. Bangga bukan?? BANGGA!! Dulu siapa yang kenal bustomi,beny wahyudi,kurnia meiga,zulkifli sukur,dendy santoso,alfarizi?? Teman-teman aremania lebih bangga bahwa club sekaliber AREMA ini masih mempunyai daya magis ataupun digdaya untuk meneruskan kultur yang sudah dilaksanakan. Yang menjadi kontras adalah sebuah "kegiatan foya-foya" ala pelita dimana mereka ini lebih hobi membeli pemain langsung jadi bahka pemain TOP PLAYER..katakanlah disana sudah ada beto,kayamba,safee Sali,greg nwokolo,victor igbonefo. Ya memang sudah barang umum lhah wong pemilik pelita orang kaya. The bakrie emperor. Yap sekali lagi aremania pasti langsung was-was ataupun protect terhadap pemain kesayangannya,katakanlah sudah ada dendy santoso,sunartorres,alfarizi. Bukankah akan menjadi pemain yang mubadzir ketika harus berebut starting eleven mereka harus bahu membahu mengalahkan jajaran top player kelas wahid sekelas beto,greg dan lain-lain tadi. Beberapa jargon yang pernah saya dapati adalah OUR CULTURE IS NOT FOR SALEWE DONT BUY TOP SUPER PLAYER..WE MAKE THEM! Dan lain sebagainya..
- POLITIS. Ppffffftttini poin terpenting yang mungkin masih di-emoh-kan dari kegiatan kawin club. Yap! Bukan rahasia umum bagaimana track record iwan budianto ataupun juga bakrie. Flash back beberapa tahun lalu bagaimana aremania yang sangat antipati terhadap iwan budianto, bagaimana tidak, kegiatan yang dulu kita kenal "AREMA CABANG-2 DI KEDIRI" aktornya adalah orang tersebut. Di sinilah mungkin ketidakpuasan aremania akan kegiatan merger tersebut. Lebih ke arah TRAUMA mungkin. Untuk kasus bakrie, ya masyarakat juga tahu semuanya lah mulai dari "kuning connection" atau beberapa tahun lalu aremania yang tegas mendemo PSSI era nurdin halid beserta orang2 di belakangnya, dari sinilah mungkin beberapa aremania cukup kontra dengan kebijakan merger. Jargon yang ayas dapat dari beberapa rekan adalah MOSOK GELEM NGELEK IDUMU DEWE KERR??
- SOLIDARITAS LAPINDO. Ya memang kurang relevan sih jika dikaitkan dengan kasus lapindo, tapi jika memang di rentet benang merahnya dan yang saya salutkan adalah solidaritas rasa sosial temen-temen aremania. Bukan barang umum bahwa sampai sekarag urusan lapindo tak kunjung usai, naahh bila dikaitkan dengan kawin club itu sendiri adalah, temen-temen aremania sangatlah malu ketika yang disana (korban lapindo) masih menangis-nangis, sementara kita di atas tribun berteriak-teriak mendukung tim dari kegiatan kawin club. Bayangkan saja membangun stadion baru (jika rencana managemen terealisasi) sudah berapa ratusan milyar, belum lagi mengontrak dan menggaji top player bahkan marquee player.
Akhir kalimat,betapa indahnya memang sepokbola. Kebanggan,yaa ini memang sebuah kebanggan
No comments:
Post a Comment