Jakarta – Dua menteri bidang ekonomi dari Rusia dan Indonesia menyepakati kerjasama di empat sektor. Sektor yg bakal dijajaki antara lain pengembangan energi nuklir dan kereta api.
Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Amir Sambodo kepada detikFinance, Sabtu (18/6/2011).
“Menko Perekonomian Hatta Rajasa bertemu dengan Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, Elvira Nabiullina. Menko Perekonomian M.Hatta Rajasa menyampaikan empat bidang kerjasama Indonesia-Rusia,” tutur Amir.
Adapun keempat sektor yang menjadi bahan kerjasama adalah:
- Good security (ketahanan pangan)
- Enegi termasuk di dalamnya pengembangan energi nuklir untuk perdamaian
- Transportasi termasuk didalamnya kereta api
- Perdagangan dan investasi
Dijelaskan Amir, Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia menyampaikan ketahanan pangan akan menjadi agenda utama dalam pertemuan APEC pada tahun 2012 di Rusia.
“Rusia mengajak pemerintah Indonesia untuk mematangkan topik ketahanan pangan menyongsong pertemuan APEC,” tukas Amir.
Hatta Rajasa memang tengah berada ke Rusia untuk menghadiri St.Petersburg International Economic Forum pada tanggal 16-17 Juni 2011.
Hatta akan menyampaikan presentasi tentang Asia Pacific Economic Cooperation (APEC): The Evaluation and Continuation of A Substantial Agenda.
Ia pun mengadendakan pertemuan dengan pengusaha pengusaha Rusia yang berminat berinvestasi di Indonesia, antara lain di sektor pertambangan dan Nickel smelter dengan rencana investasi mencapai US$ 6 miliar.
No comments:
Post a Comment