Keinginan
Persiba Bantul untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi ISL bisa
tertutup. Bila memang benar serius, manajemen Persiba harus bersiap
mulai sekarang.
Menurut Ketua KPSI, La Nyalla Mahmud
Mattalitti, keputusan untuk berpindah dari kompetisi IPL ke kompetisi
ISL tak semudah yang dibayangkan oleh manajemen Persiba.
“Jangan dikira pindah ke ISL itu semudah pindah kamar hotel saja. Harus
diingat kami sudah ada 18 klub, dan itu sebenarnya sudah standar
kompetisi internasional. Jadi daripada kami pusing-pusing mikirin
klub-klub dari IPL, termasuk Persiba mending kami fokus pada persiapan
kami sendiri,” ujar La Nyalla.
La Nyalla sendiri memberi saran
kepada manajemen Persiba apabila ingin kembali ke ISL. Yakni adanya
keseriusan dari manajemen Persiba sendiri.
“Musim lalu mereka
(Persiba) seenaknya meninggalkan kami (ISL). Dengan mudahnya tergiur ke
IPL, jika ingin kembali ke kami harus benar-benar serius sejak sekarang.
Jika terkesan ragu-ragu kami sarankan mending bertahan di IPL saja,
daripada nanti justru merepotkan kami sendiri,” tandasnya.
“Jangan dikira pindah ke ISL itu semudah pindah kamar hotel saja. Harus diingat kami sudah ada 18 klub, dan itu sebenarnya sudah standar kompetisi internasional. Jadi daripada kami pusing-pusing mikirin klub-klub dari IPL, termasuk Persiba mending kami fokus pada persiapan kami sendiri,” ujar La Nyalla.
La Nyalla sendiri memberi saran kepada manajemen Persiba apabila ingin kembali ke ISL. Yakni adanya keseriusan dari manajemen Persiba sendiri.
“Musim lalu mereka (Persiba) seenaknya meninggalkan kami (ISL). Dengan mudahnya tergiur ke IPL, jika ingin kembali ke kami harus benar-benar serius sejak sekarang. Jika terkesan ragu-ragu kami sarankan mending bertahan di IPL saja, daripada nanti justru merepotkan kami sendiri,” tandasnya.

No comments:
Post a Comment